• SMA NEGERI 4 TAKARI
  • BANGKIT (Berkarakter, Adil, Netral, Gembira, Kreatif, Inovatif, dan Teladan)

Potensi Pariwisata Pantai Pan Muti

(Catatan: Liburan di Pantai Pan Muti-Noelbaki)
Oleh : Ferry H. Umbu Tamu*)


Walapun belum dikelola secara resmi, Pantai Pan Muti bukanlah tempat yang tidak menarik. Justru karena keaslianya itulah, dapat menjadi potensi wisata alam yang menarik untuk  dikunjungi.

Wisata Pantai yang dapat menjadi potensi pariwisata baru yang menarik di NTT. Hal ini sejalan dengan Program Gubernur NTT yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pembangunan. Diperkirakan, saat ini masih banyak wisata Pantai yang belum dikelola dengan baik. Salah satunya Pantai Pan Muti yang belum ditata kelola selayaknya.

Pantai Pan Muti, merupakan hamparan pasir yang luas dengan latar belakang bukit batu putih hasil karya alam dari waktu ke waktu. Dua kali saya ke Pantai Pan Muti. Nama Pan Muti berasal dari kata ‘panaf/panan’ dalam bahasa dawan-timor artinya tanjung/tebing batu dan ‘muti’ artinya putih. Jadi Pan Muti diartikan tanjung/tebing batu putih. Wisata pantai ini berada di Dusun Kuannoah, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, 17 Km dari Kota Kupang.

Pantai Pan Muti ‘tebing batu putih’

Awal saya ke Pantai Pan Muti saat usia tiga belas tahun. Bersama keluarga mencari kepiting, kerang, dan kayu bakar. Untuk sampai dibutuhkan waktu lima belas menit berjalan kaki dari tempat tinggal di dusun Kuannoah melewati jalan setapak, hutan dan rumah-rumah kebun. Orang tua dusun Kuannoah bercerita bahwa saat beraktivitas di Pantai Pan Muti harus selalu berhati-hati karena tempatnya ‘tidak baik’ khusus bagi laki-laki. Pesan itulah yang membuat saya enggan kesana. Hal itu diperkuat lagi dengan hilangnya tiga anak laki-laki teman SD saya saat bersama keluarga beraktivitas di Pantai Pan Muti akibat terseret air laut.

Akses jalan saat ini beraspal. Walaupun belum sampai ke lokasi, karena masih ada jalan tanah. Kendaraan bermotor  roda 2 atau roda 4 dapat digunakan untuk sampai ke Pantai Pan Muti. Tiba di Pantai Pan Muti, yang terlihat adalah gugusan bebatuan karang putih berukuran sedang. Jumlahnya tidak terlalu banyak, namun tampak berjejer rapi di bawah pepohonan rindang, seperti hutan kecil. Dapat dijadikan tempat berlindung dari teriknya sinar mentari matahari sambil menikmati angin pantai dan memandang ombak pantai yang sangat tenang.

Pantai Pan Muti memiliki keindahan tersendiri, saya dapat bersantai menikmati indahnya pemandangan dengan suasana hamparan ombak yang tenang, rimbunnya pohon duri dan lontar, air yang bersih, serta disekelilingi pasir putih yang lembut. Banyak hal yang dapat saya rasakan ketika berada di Pantai Pan Muti, salah satunya melihat matahari terbenam (sunset) yang menjadi daya tarik tersendiri. Ketika saya diatas tebing, saya dapat lebih leluasa melihat keindahan pantai, lautan dan panorama Teluk Kupang terpampang utuh di depan mata. Apalagi ditambah dengan terpaan angin sepoi-sepoi, membuat suasana kian menawan.

Matahari Terbenam di Pantai Pan Muti

Hal menarik lainnya yang saya rasakan adalah dua lautan terpisah oleh sebuah “pantai kecil” di bagian tengah yang cukup panjang. Pantai Pan Muti ini memiliki dua warna pasir, yaitu cokelat kehitaman dan putih. Di bagian timur, terhampar pasir putih menawan, sedangkan di bagian barat terdapat pasir cokelat kehitaman yang padat. Saya juga melihat orang-orang yang memanfaatkan batu-batu tebing di sekitar pantai untuk dijadikan latar berfoto, baik foto pribadi maupun pre-wedding. Tak hanya itu, orang-orang juga memanfaatkan pepohonan rindang dipinggiran pantai untuk berteduh, sehingga membuat kawasan Pantai Pan Muti cocok sebagai tempat berlibur.

Terlalu lama, saya tidak pernah lagi datang ke Pantai Pan Muti membuat saya terkagum akan perubahaan yang terjadi. Bahkan keluarga sering mengajak, namun saya selalu menolak. Saat kunjungan kedua ini, mendorong saya menulis sebuah catatan liburan di Pantai Pan Muti-Noelbaki. Demi mempromosikan sebagai salah satu destinasi wisata pantai baru yang perlu dikelola dengan baik untuk mendatangkan kesejahteraan bagi warga sekitar maupun pemerintah daerah.

Sampai saat ini, Pantai Pan Muti belum tercatat dalam data base kepariwisataan NTT. Hal ini dapat dipahami bahwa masih dianggap biasa dan belum bernilai untuk dikelola menjadi tempat wisata yang dapat mendatangkan PAD. Seumpama mutiara yang hilang, Pantai Pan Muti belum ditemukan. Selain sebagai wisata pantai, Pantai Pan Muti memiliki potensi lain. Menurut cerita orang tua dulu yang masih hidup sampai sekarang, ada nilai sejarah peradaban Kerajaan Ambenu yang tersimpan didalamnya. Sebagaimana yang diketahui Pan Muti adalah Pantai namun sebenarnya Pan Muti adalah Gua pada tebing batu putih yang menyimpan harta peninggalan Kerajaan Ambenu yang saat ini tertutup oleh pasir.

Jika Pan Muti diteliti lebih lanjut, bukan mustahil akan ditemukan benda peninggalan lainnya. Dan suatu waktu akan menjadi destinasi pariwisata pendidikan dan kebudayaan yang populer.

 

*) Penulis Kepala SMA Negeri 4 Takari, Kabupaten Kupang.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Guru Itu Obor Yang Tak Redup. Nyalakan Masa Depan

Guru dalam bahasa Jawa menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat. Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa

24/11/2025 20:43 - Oleh Administrator - Dilihat 980 kali
Pahlawan Kecerdasan

Pertempuran Surabaya 10 November 1945, yang merupakan episentrum pembuktian de facto atas kedaulatan yang baru saja diproklamirkan pada 17 Agustue 1945. kedaulatan de jure Indonesia diu

12/11/2025 20:19 - Oleh Administrator - Dilihat 203 kali
HUJAN BERKAT PADA SUKACITA NATAL 2023 DAN PERESMIAN GEDUNG BARU SMANPATRI

Perayaan Syukur Natal tahun 2023 dan Tahun baru 2024 dengan Thema "Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi". Momentum peryaaan tahun ini sedikit berbeda den

16/01/2024 18:33 - Oleh Administrator - Dilihat 629 kali
PANTUN

Warna mewah adalah warna mawar Bulat kecil itu keledai Jangan malas Ketika belajar Jika memang ingin pandai   Begitu luas lautan Yang harus kita salami Begitu luas wawasan

15/06/2023 10:03 - Oleh Administrator - Dilihat 708 kali
PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJARAR MURID DI SMA NEGERI 4 TAKARI, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR

Oleh : Mesra Handayani Pahnael   BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan pola pendidikan dengan guru penggerak. Guru  peng

27/04/2023 11:46 - Oleh Administrator - Dilihat 1122 kali
Implementasi Panca Prasetya KORPRI

(Sebuah Catatan Refleksi Kinerja) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Setiap tanggal 29 November selalu diperingati sebagai hari Korps Pegawai Republik Indonesia yang disingkat KOR

29/11/2022 09:20 - Oleh Administrator - Dilihat 2177 kali
Tata Kelola Pendidikan di NTT

(sebuah catatan analisis dari perpektif good governance) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Menurut Bank Dunia (2013), tata kelola pendidikan dibagi menjadi empat dimensi utama. D

25/11/2022 09:33 - Oleh Administrator - Dilihat 1105 kali
Kepahlawanan dan Keteladanan

(Sebuah Catatan Refleksi Sejarah) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. (Mohammad

10/11/2022 08:53 - Oleh Administrator - Dilihat 1605 kali
Sumpah Pemuda dan Tantangan terhadap Generasi Z !

(Sebuah Catatan Refleksi) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *)  “Berikan aku 10 pemuda dan akan aku goncang dunia”. Ir. Soekarno. Setiap tanggal 28 Oktober Ba

31/10/2022 13:00 - Oleh Administrator - Dilihat 2124 kali
Masih Ada Krisis Pendidikan di Pedesaan.

Oleh Orip Atte Pendidikan menentukan model manusia yang akan dihasilkannya. Pendidikan juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan bangsa, dan merupakan wahana dalam

27/08/2022 09:23 - Oleh Administrator - Dilihat 2499 kali