• SMA NEGERI 4 TAKARI
  • BANGKIT (Berkarakter, Adil, Netral, Gembira, Kreatif, Inovatif, dan Teladan)

Pesona Tebing Batu Kauniki

oleh:

Yosinta Paut, S.Pd

           Kauniki merupakan salah satu dari sepuluh desa di kecamatan Takari, luas wilayah desa tersebut 176,3 persegi dengan jumlah penduduk 3020 jiwa dari 524 kepala keluarga. Jarak antara pusat desa Kauniki di Oepula ke kecamatan Takari di Kiukenat adalah 29 kilometer, sedangkan jarak dari ibukota propinsi NTT yakni kota Kupang ke Kauniki adalah 47 kilometer. Secara historis kauniki berlatar belakang daerah ibukota kerajaan Oenam pada masa pemerintahan dinasti Sonbai yang diketahui berdiri pada pada tahun 1770 oleh Kaisar Leu III (Ningrat Sonbai). Pada tanggal 26 Juli 1923 pasca perang Bipolo (1905), adanya penandatanganan Corte Verklaring (perjanjian pendek) antara Raja Kauniki (Neno Pasunaf saudara Sobe Sonbai III, dan Toto Klo’e) dengan pasukan pemerintahan Belanda bersama 4 fetor (kepala suku) lain yang ada di kecamatan Takari antara lain fetor Neno Lopo Matnay, fetor Tafin Taiboko, fetor Manbait, dan fetor Kolnel. Setelah adanya penandatangan tersebut, maka ketemukungan kauniki ditingkatkan statusnya menjadi wilayah kefetoran Kauniki. Kemudian pasukan pemerintahan Belanda mengeluarkan bessluite government (keputusan pemerintah) dengan mengangkat Neno J. Pasunaf sebagai Fetor Kauniki yang memimpin dua wilayah ketemukungan yaitu temukung Sonbai di wilayah Kauniki dan temukung Smaut di wilayah Fatu’oni. Sebagai daerah peninggalan kerajaan Oenam, maka di desa ini terdapat sejumlah situs sejarah dan peninggalan kebudayaan kebangsawanan Sonbai di Timor Barat misalnya benteng Sonbai, mezbah ritual, benda-benda pusaka, rumah adat dan tata cara serta hukum yang masih dipegang teguh dan dapat ditemukan di sana (Angelitha Enjel Smaut). Selain itu ada juga beberapa tempat bersejarah lainnnya, salah satunya adalah tebing-t (171 M) di bukit puluh.

           Di tempat tersebut terdapat satu tangga yang terdiri atas beberapa anak tangga untuk menuju puncak batu. Di puncak batu terdapat situs sonaf Sobe Sonbai I dan gua kelelawar, di kaki bukit terdapat sumber mata air Nimaf, sedangkan 100 meter dari kaki gunung terdapat sabana pacuan kuda Huebubun.

Pesona Tebing Batu Kauniki

           Meski belum diketahui oleh banyak orang karena berada di tempat yang sedikit tertutup dan tidak dijadikan sebagai tempat wisata untuk didatangi banyak pengunjung, namun padang  Huebubun cocok untuk dijadikan sebagai tempat bersantai (refresing) dan batu (tebing-t) kauniki menarik untuk dijadikan sebagai gambar latar pemotretan baik untuk acara resmi baik itu foto pra-wedding dalam rangka pembuatan undangan pernikahan bagi pecinta alam pegunungan maupun untuk memperoleh pemandangan latar belakang yang indah dalam sebuah gambar.

           Akses jalan saat ini beraspal, dan sepanjang perjalanan desa Kauniki memiliki keindahan tersendiri. Awal saya naik ke puncak batu tebing-t, dalam rangka mengikuti ritual atau upacara adat saeb-sanut ulan (minta hujan dan memberhentikan hujan) salah satu kepercayaan bagi masyarakat desa Kauniki yang masih ada sampai saat ini. Di puncak batu tersebut selain melihat keindahan alam sekitar desa Kauniki, saya juga dapat menatap keindahan gunung Fatuleu dan gunung Mutis meski dari jarak yang jauh. Hal menarik lainnya yang saya rasakan ketika berada di puncak batu tebing-t adalah dapat menyaksikan terbenamnya matahari (sunshet) yang memberi kehangatan dan ketenangan batin.

 

Penulis Guru Pada Sma Negeri 4 Takari

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
AKIBAT HAMIL BEBERAPA REMAJA DI TA’OEL TERPAKSA PUTUS SEKOLAH

(sebuah catatan tentang dampak pengaruh lingkungan) Oleh : Orip Atte Pembangunan nasional sangat membutuhkan sumber daya manusia berkualitas. Untuk menciptakan manusia yang berkualita

08/05/2026 09:42 - Oleh Administrator - Dilihat 574 kali
Guru Itu Obor Yang Tak Redup. Nyalakan Masa Depan

Guru dalam bahasa Jawa menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat. Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa

24/11/2025 20:43 - Oleh Administrator - Dilihat 1026 kali
Pahlawan Kecerdasan

Pertempuran Surabaya 10 November 1945, yang merupakan episentrum pembuktian de facto atas kedaulatan yang baru saja diproklamirkan pada 17 Agustue 1945. kedaulatan de jure Indonesia diu

12/11/2025 20:19 - Oleh Administrator - Dilihat 251 kali
HUJAN BERKAT PADA SUKACITA NATAL 2023 DAN PERESMIAN GEDUNG BARU SMANPATRI

Perayaan Syukur Natal tahun 2023 dan Tahun baru 2024 dengan Thema "Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi". Momentum peryaaan tahun ini sedikit berbeda den

16/01/2024 18:33 - Oleh Administrator - Dilihat 654 kali
PANTUN

Warna mewah adalah warna mawar Bulat kecil itu keledai Jangan malas Ketika belajar Jika memang ingin pandai   Begitu luas lautan Yang harus kita salami Begitu luas wawasan

15/06/2023 10:03 - Oleh Administrator - Dilihat 733 kali
PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJARAR MURID DI SMA NEGERI 4 TAKARI, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR

Oleh : Mesra Handayani Pahnael   BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan pola pendidikan dengan guru penggerak. Guru  peng

27/04/2023 11:46 - Oleh Administrator - Dilihat 1152 kali
Implementasi Panca Prasetya KORPRI

(Sebuah Catatan Refleksi Kinerja) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Setiap tanggal 29 November selalu diperingati sebagai hari Korps Pegawai Republik Indonesia yang disingkat KOR

29/11/2022 09:20 - Oleh Administrator - Dilihat 2215 kali
Tata Kelola Pendidikan di NTT

(sebuah catatan analisis dari perpektif good governance) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Menurut Bank Dunia (2013), tata kelola pendidikan dibagi menjadi empat dimensi utama. D

25/11/2022 09:33 - Oleh Administrator - Dilihat 1135 kali
Kepahlawanan dan Keteladanan

(Sebuah Catatan Refleksi Sejarah) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. (Mohammad

10/11/2022 08:53 - Oleh Administrator - Dilihat 1649 kali
Sumpah Pemuda dan Tantangan terhadap Generasi Z !

(Sebuah Catatan Refleksi) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *)  “Berikan aku 10 pemuda dan akan aku goncang dunia”. Ir. Soekarno. Setiap tanggal 28 Oktober Ba

31/10/2022 13:00 - Oleh Administrator - Dilihat 2158 kali